CIAMIS - Suasana khidmat menyelimuti Masjid As-Sobirin di Desa Cintaratu, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, pada Rabu malam hingga Kamis, 23 Muharram 1448 H atau 8 Juli 2026. Momen istimewa ini menjadi saksi perayaan Tahun Baru Islam 1448 H yang juga dirangkai dengan kegiatan Khotmil Qur'an serta kelulusan dan kenaikan tingkat santri-santri dari Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) dan Diniyah Takmiliyah Ula (DTU) Al-Mutaqqin. Acara yang dihadiri oleh Kapten Inf Warto selaku Danramil 1315/Lakbok beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Lakbok ini, menambah semarak peringatan hari besar umat Islam.
Kegiatan yang berlangsung meriah ini menghadirkan penceramah inspiratif, Ibu Nyai Hj Siti Lu'matun Nuzulul Asroriah S.Sos, yang sengaja datang dari Banyumas untuk berbagi ilmu dan motivasi.
Dalam sambutannya, Danramil 1315/Lakbok, Kapten Inf Warto, menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru Islam 1448 H. Ia juga memberikan apresiasi mendalam atas penyelenggaraan Khotmil Qur'an serta kelulusan santri TPQ dan DTA Al-Mutaqqin.
“Saya atas nama TNI mengucapkan selamat Tahun Baru Islam 1448 H. Sungguh sebuah kebanggaan melihat semangat para santri dan para pendidiknya. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk terus membina generasi muda kita, ” ujar Kapten Inf Warto.
Lebih lanjut, Danramil mengajak seluruh orang tua dan para pendidik untuk senantiasa membimbing generasi penerus agar memiliki akhlak mulia, ilmu pengetahuan yang luas, serta kecintaan yang mendalam terhadap tanah air.
“Mari kita bersama-sama, para orang tua dan ustadz/ustadzah, untuk terus membina generasi muda yang berakhlak, berilmu, dan cinta tanah air. Ini adalah tanggung jawab kita bersama demi masa depan bangsa, ” tambahnya.
Kapten Inf Warto juga mengingatkan pentingnya menjadikan momentum Tahun Baru Islam sebagai sarana introspeksi dan peningkatan amal ibadah. Ia menghimbau agar setiap individu menjaga kerukunan antar sesama dan menghindari segala bentuk kegiatan yang menyimpang dari ajaran agama.
“Dalam menyambut tahun baru Islam ini, kami menghimbau agar warga meningkatkan amal ibadah, menjaga kerukunan, dan tidak melakukan kegiatan yang bertentangan dengan nilai agama. Mari kita jadikan awal tahun ini sebagai lembaran baru yang lebih baik, ” tegasnya.
Sebagai bentuk sinergi nyata, TNI melalui Danramil menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dengan para ulama dan pondok pesantren dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta menangkal paham radikalisme di wilayah Kecamatan Lakbok.
“TNI siap bersinergi dengan para ulama dan pondok pesantren dalam menjaga Kamtibmas dan menangkal radikalisme di wilayah Kecamatan Lakbok. Kita harus bersama-sama menjaga keutuhan dan kedamaian, ” ungkapnya.
Acara yang dihadiri oleh kurang lebih 730 jamaah ini berjalan dengan sangat khidmat, lancar, dan tertib. Sebanyak 27 santri TPQ dan 32 santri DTA berhasil menyelesaikan pendidikannya dan naik ke tingkat selanjutnya, sebuah pencapaian yang patut dirayakan.
Lebih dari sekadar seremoni, kegiatan ini berhasil mempererat tali silaturahmi dan membangun komunikasi yang positif antara TNI, tokoh agama (Toga), tokoh masyarakat (Tomas), serta jajaran Yayasan Al-Mutaqqin.
Pesan-pesan penting mengenai Kamtibmas dan wawasan kebangsaan juga berhasil tersampaikan dengan baik kepada seluruh jamaah yang hadir.
Secara keseluruhan, situasi selama kegiatan berlangsung aman, kondusif, dan diliputi suasana kekeluargaan yang hangat, mencerminkan semangat kebersamaan dalam merayakan tahun baru Islam. (PERS)

Updates.